Mandailing Natal, tabagsel.redaksisatu.id – Anggota DPRD fraksi Golkar Zubaidah Nasution, S.Sos melaksanakan reses di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (16/5/26).
Reses II Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Dapil V Tahun Sidang 2025 – 2026 itu, dihadiri oleh Camat Panyabungan Utara, Kepala desa, ketua BPD, Perangkat Desa, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Kader Golkar, juga Warga Setempat.

Dalam sambutannya, Camat Panyabungan Utara Adi Malperi, S.H., M.H. mengucapkan selamat datang dan terimakasih, kepada ibu Zubaidah selaku anggota DPRD dapil V di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara. Tentunya ini menjadi sebuah momen penting atas reses ibu di desa ini, banyak yang akan nanti dipermohonkan tentu tumpuan dan harapan warga dari Desa masuk program prioritas pembangunan fisiknya.
“Tumpuan dan harapan dari Desa khususnya Kecamatan program pembangunan fisik masuk prioritas,” ujarnya.
Sementara itu Khoirul Anwar selaku Kepala Desa Jambur Padang Matinggi mengaku bangga atas kedatangan ibu melakukan reses di Desanya, mudah mudahan nanti yang disampaikan oleh warga kepada ibu sebagai aspirasi mereka, ibu bisa menyampaikan ke tingkat dua (Kabupaten).
“Kami bangga atas reses yang dilaksanakan ibu anggota DPRD, mudah mudahan nanti aspirasi dari mereka (masyarakat) bisa disampaikan ke Kabupaten,” Kata Kades.
Adapun aspirasi yang disampaikan oleh beberapa warga diantaranya, pengelolaan kebun sawit anak yatim, dimana bibit yang mereka ajukan sebelumnya kepada instansi terkait hingga kini belum diserahkan, selain itu para petani di Desa ini juga mengharapkan adanya sosialisasi atau bimbingan dari balai penyuluhan pertanian agar mereka selaku petani mampu menggarap lahan yang sempit dan memanfaatkan limbahnya untuk pakan ternak.
Selain sektor pertanian, masalah narkoba dan perlengkapan olahraga, khususnya sepakbola juga menjadi perhatian dari warga.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Zubaidah, mengatakan, aspirasi dari masyarakat ini akan dikawal hingga terwujud.
“kita harus bersinergi bagaimana nanti aspirasi dari masyarakat ini bisa kita kawal ke Kabupaten hingga terwujud,” sebutnya.
“Masalah penyuluhan pertanian itu ada PPL itu akan saya pantau juga, inilah pentingnya komunikasi dua arah, kita terus berkoordinasi,kalau masalah bimbingan, itu kewajiban mereka untuk melakukan bimbingan kepada petani,” Tambahnya.(Dt)

