Mandailing Natal – Sumatera Utara, tabagsel.redaksisatu.id – Icha Fristy, penyanyi muda asal Kabupaten Mandailing Natal yang juga merupakan anggota PAPPRI Madina, berhasil melaju ke babak final Liga Dangdut Tabagsel 2026.
Icha Fristy merupakan nama panggung dari Zarisa Aprilia. Ia adalah warga Desa Pulo Padang dan saat ini tercatat sebagai siswi kelas I SMP Negeri 4 Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal.
Meski masih berusia belia, Icha telah menunjukkan kemampuan di bidang tarik suara. Bakat tersebut ia buktikan melalui keikutsertaannya dalam kompetisi dangdut tingkat Tabagsel.
Perjalanan Icha menuju babak final tidak berlangsung mudah. Ia harus melewati tahapan kompetisi dan bersaing dalam babak eliminasi yang menjadi bagian dari perjalanan menuju final.
Pada Minggu, 25 September 2026, Icha mengikuti babak eliminasi Road to Final. Dari tahapan tersebut, ia berhasil mendapatkan tiket untuk melanjutkan perjuangan ke babak berikutnya.
Keberhasilan Icha menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga, lingkungan sekolah, masyarakat Desa Pulo Padang, komunitas seni, serta PAPPRI Madina.
Sebagai anggota PAPPRI Madina, kiprah Icha juga menjadi bagian dari perkembangan generasi muda di bidang seni musik di Kabupaten Mandailing Natal.
Bagi Icha, lolos ke final menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuan bernyanyi melalui kompetisi musik yang diikutinya.
Mulyadi P Jambak selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang – Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPC-PAPPRI) Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh Icha hingga ke tahap ini. Ia pun menyatakan bahwa PAPPRI Madina mendukung penuh usaha keras Icha Fristy sampai tembus Grand Final.
“Dapat masuk ke tahap Final bukanlah hal yang mudah, ini patut menjadi kebanggaan buat kita semua. Semoga menjadi pemenang yang membanggakan untuk semuanya”,sebutnya.(02/10/26).
Grand Final Liga Dangdut Tabagsel 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Kota Padangsidimpuan.
Pada babak tersebut, Icha akan kembali menunjukkan kemampuan bernyanyinya di hadapan penonton dan peserta lainnya. Dukungan dari keluarga, sekolah, masyarakat, serta lingkungan seni menjadi bagian penting dalam perjalanan Icha menuju panggung grand final.
Lolosnya Icha ke final juga membawa nama Mandailing Natal dalam ajang seni dan dangdut tingkat Tabagsel. Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi penyanyi muda yang masih menempuh pendidikan di tingkat SMP tersebut.
Perjalanan Icha Fristy masih berlanjut. Panggung grand final pada 10 Oktober mendatang akan menjadi kesempatan berikutnya bagi dirinya untuk memberikan penampilan terbaik.
Selamat berjuang, Icha Fristy. Semoga dapat memberikan penampilan terbaik di Grand Final Liga Dangdut Tabagsel 2026.(Tim)

