Mandailing Natal, tabagsel.redaksisatu.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Mandailing Natal yang ditempatkan di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal mengadakan seminar edukasi pernikahan dini, Senin (11/08/2025).

Di tengah-tengah maraknya saat ini para remaja yang masih labil menikah di usia dini maka Mahasiswa KKN 23 STAIN MADINA melaksanakan kegiatan atau seminar dengan tema “Edukasi Pernikahan Dini” Kegiatan ini di laksanakan di MDA Desa Lumban Dolok serta dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta puluhan pemuda,remaja,dan masyarakat setempat.
seminar ini membahas tentang pentingnya persiapan sebelum memasuki rumah tangga, mulai dari kesiapan mental, peran suami-istri dalam perspektif Islam, hingga manajemen keuangan keluarga. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta mudah memahami dan berani mengajukan pertanyaan.

Ketua kelompok KKN Desa Lumban Dolok (Dandy Setyawan Siregar) dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memberikan bekal pengetahuan kepada generasi muda. “Pernikahan bukan hanya soal cinta, tapi juga tanggung jawab. Kami berharap melalui seminar ini, pemuda-pemudi desa lebih siap membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.
Muhammad Sibaweh Ridwan selaku Pemateri mengatakan “Pernikahan dini bukanlah jalan pintas menuju kebahagiaan, tapi sering menjadi awal dari perjalanan penuh tantangan”.
Maka perlu kesiapan mental serta kedewasaan dalam berfikir dan saling mengerti supaya Rumah tangga yang di impikan dapat tercapai yaitu “Baitii Jannatii” artinya Rumahku adalah Syurgaku.

Kepala Desa Lumban Dolok (Sainan Abidan S.Pd) yang turut hadir sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Anak-anak muda memang perlu arahan sebelum menikah agar tidak salah langkah. Seminar ini sangat bermanfaat, dan kami berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan,” katanya.
Para peserta merasa terbantu dengan adanya seminar ini. Mereka mengaku mendapat pemahaman baru bahwa menikah bukan sekadar pesta, melainkan komitmen seumur hidup yang membutuhkan kesiapan.pungkasnya.(MJ)

