Gunungsitoli, tabagsel.redaksisatu.id – Kebakaran Pasar Gomo Gunungsitoli terjadi pada Kamis sore, 9 April 2026. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan ruko di kawasan tersebut sehingga menyulitkan proses pemadaman.
Kebakaran Pasar Gomo Gunungsitoli pertama kali diketahui oleh para pedagang di seberang jalan. Mereka melihat api muncul dari bagian atap salah satu bangunan, disertai asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke udara.
Kondisi tersebut membuat warga sekitar panik dan berupaya menyelamatkan barang dagangan.
Seorang warga setempat yang dikenal dengan panggilan Zebua menyampaikan melalui sambungan telepon seluler bahwa api terlihat semakin membesar dalam waktu singkat.
Angin yang berhembus di lokasi turut mempercepat penyebaran api ke bangunan ruko lainnya.
Petugas pemadam kebakaran Kota Gunungsitoli bersama warga langsung berjibaku melakukan pemadaman. Upaya tersebut berlangsung cukup lama karena api telah menguasai beberapa bangunan dan material ruko yang mudah terbakar memperparah situasi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah api terkendali, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, sejumlah ruko dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Hingga berita ini diterbitkan, total kerugian material belum dapat dipastikan.
Pihak kepolisian dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Penyebab pasti kebakaran Pasar Gomo Gunungsitoli masih dalam proses pendalaman.(MJ)

