Penetapan APBDes 2026: Pemdes Panggautan Evaluasi Total Penerima BLT dan Kader Kesehatan

Mandailing Natal, tabagsel.redaksisatu.id – Pemerintah Desa Panggautan, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, melakukan evaluasi besar-besaran terhadap penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan kinerja kader kesehatan. Langkah tegas ini diambil dalam Musyawarah Desa (Musdes) penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 di Balai Desa Panggautan, Rabu (13/5/2026).

Rapat krusial penentu kebijakan satu tahun ke depan tersebut dihadiri oleh Pj Kepala Desa Panggautan Ahmad Subhan Batubara, S.Pd., M.M., perangkat desa, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perwakilan tokoh masyarakat dan pihak Kecamatan Natal.

Peserta Musdes Warga Desa Panggautan

Dalam forum tersebut, disepakati pagu anggaran Dana Desa tahun 2026 sebesar Rp360.232.000,-. Dana tersebut diproyeksikan untuk mendanai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan fisik, pembinaan, serta pemberdayaan masyarakat.

Pj Kepala Desa Panggautan, Ahmad Subhan Batubara, menyatakan bahwa fokus utama APBDes 2026 adalah perbaikan tata kelola. Pihaknya berjanji akan mengevaluasi ulang seluruh data penerima BLT guna memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat.

“Kami ingin memastikan BLT diterima oleh warga yang benar-benar berhak dan sesuai kriteria. Kami mengevaluasi total dari tahun sebelumnya agar tidak ada lagi kecemburuan sosial. Bantuan harus benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga,” tegas Ahmad Subhan.

Alur evaluasi Pemdes Panggautan juga menyasar sektor pelayanan kesehatan dasar. Langkah ini diambil setelah warga menyoroti minimnya fasilitas Posyandu di lapangan. Padahal, usulan pemenuhan fasilitas tersebut hampir selalu diajukan dan diduga telah dianggarkan pada APBDes tahun-tahun sebelumnya.

Merespons keluhan warga, Ahmad Subhan menegaskan tidak hanya akan melacak transparansi penggunaan anggaran Posyandu yang lalu, tetapi juga akan mengevaluasi kinerja para kader kesehatan desa. Langkah ini diambil agar fasilitas dan pelayanan kesehatan berjalan beriringan secara maksimal.

Selain perbaikan di sektor bantuan sosial dan kesehatan, Musdes juga menyepakati dukungan anggaran operasional untuk Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi ini ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga lokal.

Melalui penetapan APBDes 2026 yang berbasis evaluasi ketat ini, Pemdes Panggautan berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (HR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News