Ruko Berlantai Tiga di Marelan Hangus Terbakar, Satu Orang Tewas di Tempat

Medan – Sumatera Utara, tabagsel.redaksisatu.id – Kebakaran melanda satu unit rumah toko (ruko) penjual cat di depan RS Wulan Windi, Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (9/4/2026).

Keterangan sumber menyebutkan api dengan cepat membesar dan melahap bangunan dalam waktu singkat. Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan warga sekitar karena kobaran api langsung menutup akses keluar dari dalam ruko.

Dugaan sementara penyebab pemicu terjadinya kebakaran berasal dari cairan tiner atau bahan yang sangat mudah terbakar. Sumber api disebut berasal dari dalam bangunan sebelum kemudian merambat ke bagian lain. Dalam hitungan menit, asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari jarak cukup jauh.

Saksi di lokasi menyebutkan, api membesar sangat cepat sehingga orang yang berada di dalam ruko diduga tidak sempat menyelamatkan diri. Kobaran api juga membuat warga sekitar kesulitan mendekat karena panas yang cukup tinggi. Situasi di lokasi sempat kacau akibat kepanikan warga yang berusaha membantu.

“Apinya cepat membesar bang, bahkan terdengar juga ada suara ledakan beruntun dari dalam gedung itu, mungkin itu tiner atau cat atau sejenisnya yang mudah terbakar bang”, sebut riska lubis melalui seluler, Jum’at (10/04/26).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia di tempat. Korban diduga terjebak saat api membesar dan menutup jalur keluar. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum dipastikan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengatakan korban merupakan seorang perempuan, namun identitas lengkapnya belum diketahui.

“Ada satu orang perempuan. Hanya saja nama dan usia belum kita ketahui karena tadi pemilik toko masih trauma jadi nggak sempat nanya. Tiga orang lainnya selamat,” ujarnya.

Namun dari kabar lain yang beredar, korban bernama Meri, usia 54 tahun.

Wandro menjelaskan, korban tidak dapat menyelamatkan diri karena api sudah membesar dari bagian bawah bangunan. Saat proses evakuasi, petugas sempat mencoba masuk dari lantai atas menggunakan tangga untuk menjangkau korban.

“Namun tidak dapat terselamatkan, karena petugas turun dari lantai empat dan masuk ke lantai dua. Di dalam sudah banyak asap berbau tinner,” kata dia.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Namun, berdasarkan keterangan awal pemilik toko, api diduga berasal dari lantai satu.

“Entah cat terbakar atau yang lain, belum tahu secara pasti penyebabnya. Kita lihat material di dalam banyak yang mudah terbakar,” ujarnya.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.

Petugas terkait dikabarkan turun ke lokasi untuk melakukan penanganan serta pendinginan. Selain itu, proses penyelidikan awal juga dilakukan untuk memastikan sumber api.

Dugaan sementara mengarah pada bahan mudah terbakar berupa tiner yang berada di dalam ruko.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap maupun identitas korban.

Aparat masih melakukan pendataan serta pengumpulan informasi dari saksi di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena lokasi ruko berada tepat di depan fasilitas kesehatan dan kawasan yang cukup ramai. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu akibat aktivitas penanganan kebakaran dan kerumunan warga.(MJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News