Mahasiswa KKN IPTS Bersama Karang Taruna dan DLH Bersihkan Jalan Lingkungan Desa Hutabangun Jae

Mandailing Natal, redaksisatu.id tabagsel – Mahasiswa dari perguruan tinggi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) bersama Karang Taruna Hutabangun Jae dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali melaksanakan kegiatan kebersihan jalan lingkungan desa pada, Jum’at 25 Juli 2025.

Dikabarkan, giat tersebut merupakan salah satu program Mahasiswa KKN dari IPTS sebagai wujud penerapan langkah dalam membangun jiwa sosial dan kepedulian tinggi ditengah-tengah masyarakat, bahkan program yang dijalankan tersebut diharapkan akan terus berkelanjutan.

Ketua KKN-IPTS ‘Nurul Sahrul menyebutkan bahwa pada saat pelaksanaan kebersihan di jalan lingkungan desa Hutabangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal turut dihadiri Koordinator Lapangan ‘Nasran’ bersama Dinas Lingkungan Hidup Bidang Persampahan ‘Andre.

Bahkan, sambutan hangat dan dukungan serta ucapan terimakasih dari Pemerintah Desa Hutabangun Jae terlihat nyata atas program yang dijalankan Mahasiswa dan Karang Taruna, hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Ilham Rizky.

“Selaku Pemerintah Desa, kami sangat berterimakasih sekali kepada mahasiswa dari IPTS dan Karang Taruna yang telah memberikan banyak manfaat serta dampak positif pada masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan”,ucap Ilham.

Pada kesempatan yang sama, Nasran dari Dinas Lingkungan Hidup yang turut serta dalam kegiatan tersebut juga memberikan edukasi positif terhadap masyarakat tentang betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Harapannya semoga seluruh desa di Kabupaten Mandailing Natal ini mampu menciptakan terobosan baru sebagai langkah dan upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan agar menjadi lebih baik, indah dan sehat”,sebutnya.

Sementara itu, salah satu Naposo Bulung Desa Hutabangun Jae ‘Ahmad Rinaldi’ yang juga merupakan seorang mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina menegaskan bahwa mahasiswa dan pemuda sebagai Agen Of Change harus mampu membuat gebrakan-gebrakan baru untuk menciptakan berbagai parubahan yang menghasilkan nilai sebuah kemajuan di desa, terutama pada bidang pembangunan jalan disetiap desa yang selalu menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

Ahmad Rinaldi juga menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa dan pemuda dalam memberikan setiap kritikan yang membangun terhadap Pemerintah sangat dibutuhkan agar setiap akses jalan yang ada pada setiap desa khususnya di Hutabangun Jae dapat diperhatikan lebih serius lagi.

Karena menurutnya, pembangunan jalan lingkungan desa tersebut sudah seringkali diajukan melalui Musrenbangdes dan permohonan dalam bentuk pengajuan, namun belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Daerah.(MJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News