Mandailing Natal, tabagsel.redaksisatu.id – Dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, pihak kepolisian resort Mandailing Natal bersama warga Desa Aek Mata bergotong royong membangun Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan ini dibangun sebagai akses penyeberangan bagi warga di Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (27/04/26).
Kegiatan pengerjaan dilaksanakan mulai pukul 15.00 Wib, dengan melibatkan personel gabungan yang terdiri dari PJU Polres Madina, Polsek Panyabungan, Camat, Kepala Desa Aek Mata dan partisipasi aktif dari warga.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priandy menyampaikan, bahwa program ini merupakan bentuk bakti Polri untuk meningkatkan infrastruktur dan akses bagi warga.
“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian dan peran aktif Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh warga,” kata Kapolres.
Dikatakan Kapolres, saat pertama kali melakukan peninjauan kelokasi, jembatan ini sudah sangat tidak layak karena menyulitkan warga yang melintasinya, mengingat Jembatan ini merupakan akses vital dan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Banjar Pagaran Julu, Desa Aek Mata, menjadi solusinya.
Beberapa tahapan pekerjaan terlihat telah dilaksanakan, di antaranya pembuatan mal, pemasangan cerocok, pemotongan serta perakitan besi, dan pengecoran.
“Alhamdulillah,kita dari Polres Mandailing Natal bisa berkontribusi bagi masyarakat Aek Mata dalam pembangunan jembatan ini,” sebutnya.
Kapolres juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang turut serta berpartisipasi dalam proses pembangunan tersebut. Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan.
“Dengan adanya jembatan ini nantinya, dapat mempermudah akses masyarakat dalam beraktivitas sehari hari serta mampu meningkatkan perekonomian warga,” tutupnya.
Adapun masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya kaum bapak, ibu, serta pemuda setempat, mereka bersama petugas kepolisian Mandailing Natal bergotong royong mendukung kelancaran pembangunan jembatan.(Dt)

